Penerbit Mata Kata Inspirasi

Pages

Selamat Datang di Penerbit Mata Kata Inspirasi

Penerbit Buku Anggota IKAPI Berkualitas Siap Menjadi Mitra Anda

jasa pembuatan website

BUKU BARU DI MATA KATA INSPIRASI

Lihat Produk Lainnya

Dengarkan Apa Kata Mereka

Kami akan memberikan yang terbaik untuk anda.

Kami puas atas pelayanan di Mata Kata Inspirasi. Kualitas sangat Oke & harganya pun sangat bersahabat. Sangat recomended.

testimoni

Zulkarnain - Pamekasan

Mata Kata Inspirasi benar-benar menjadi sahabat para penulis. Pelayanan Oke, kualitas cetak bagus sekali. Dijamin tidak nyesel deh.

testimoni

Mursyid - Pati

Mau menerbitin buku? di Mata Kata Inspirasi saja. Dijamin seneng dan puas. Saya sudah beberapa kali menerbitkan buku di penerbit ini.

testimoni

Ahmad Zaini - Surabaya

Buku-Buku Terbaru di Mata Kata Inspirasi

Buku terbaru yang kami terbitkan akan tampil pada halaman ini .

Penulis: Dr. Wiji Suwarno, S.PdI., S.IPI., M.Hum & Heni Kartika, M.Pd
Cetakan Pertama, Agustus 2026
Tebal: xii + 120 hlm; 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-xxxx-xxx (proses)

Pendidikan bukan sekadar proses menyampaikan pengetahuan, tetapi sebuah sistem yang melibatkan tujuan, peserta didik, pendidik, alat, dan lingkungan yang saling berkaitan. Buku ini mengajak pembaca memahami pendidikan secara lebih utuh, mulai dari pengertian dan kedudukan ilmu pendidikan, dasar, fungsi, dan tujuan pendidikan nasional, hingga berbagai komponen yang membentuk proses pendidikan. Pembahasan kemudian diperluas melalui kajian berbagai aliran dan teori pendidikan, seperti empirisme, nativisme, progresivisme, esensialisme, konstruktivisme, serta teori-teori belajar yang menjadi landasan dalam memahami proses belajar peserta didik.

Bagian penting buku ini membahas Model Alur Informasi pada Pembelajaran Daring Berbasis Konsep Mastery Learning. Pembelajaran daring dipahami bukan sekadar memindahkan aktivitas belajar ke ruang digital, melainkan sebagai proses bagaimana informasi diterima, dipahami, diolah, diberikan umpan balik, dan akhirnya dikuasai oleh peserta didik. Konsep Mastery Learning menempatkan penguasaan kompetensi sebagai tujuan utama, sehingga peserta didik memperoleh kesempatan, bimbingan, latihan, dan evaluasi yang memadai hingga mencapai tingkat penguasaan yang diharapkan.

Pembahasan tersebut secara khusus diarahkan pada penerapan pembelajaran daring di Madrasah Ibtidaiyah, termasuk praktik implementasi dan evaluasi Mastery Learning pada masa pandemi COVID-19. Buku ini menjadi jembatan antara landasan keilmuan pendidikan, teori belajar, perkembangan teknologi pembelajaran, dan praktik pembelajaran daring. Melalui buku ini, pembaca diajak melihat bahwa keberhasilan pembelajaran tidak cukup diukur dari tersampaikannya materi, tetapi dari sejauh mana peserta didik mampu memahami, menguasai, dan menerapkan pengetahuan yang dipelajarinya. Dengan demikian, buku ini relevan bagi mahasiswa, pendidik, calon guru, dan pemerhati pendidikan yang ingin memahami sekaligus mengembangkan pembelajaran yang sistematis, adaptif, dan berorientasi pada penguasaan kompetensi.





Penulis: Dr. Wiji Suwarno, S.PdI., S.IPI., M.Hum
Cetakan Pertama, Agustus 2026
Tebal: xii + 174 hlm; 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-xxxx-xxx (Proses)

Kapita Selekta Kepustakawanan menghadirkan pembahasan mengenai dinamika dan perkembangan kepustakawanan di tengah perubahan sosial, budaya, dan teknologi informasi. Buku ini memandang kepustakawanan bukan semata-mata sebagai aktivitas teknis dalam mengelola bahan dan informasi, melainkan sebagai sebuah proses sosial yang melibatkan manusia, nilai, etika, budaya, profesi, serta interaksi antara perpustakaan dan masyarakat. Perspektif tersebut menjadikan perpustakaan dipahami sebagai ruang sosial yang terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kebutuhan penggunanya.

Pembahasan buku bergerak dari persoalan budaya dan etika, soft skill pustakawan, publikasi karya ilmiah dan pencegahan plagiarisme, hingga perkembangan minat baca. Selanjutnya, buku mengulas gagasan blended librarianship, transformasi perpustakaan berbasis teknologi, jaringan kerja sama perpustakaan, open access, dan institutional repository. Berbagai tema tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kepustakawanan tidak dapat dilepaskan dari kemampuan pustakawan dalam memadukan kompetensi profesional dengan pemanfaatan teknologi informasi. Kehadiran teknologi bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi menjadi instrumen yang memperluas jangkauan layanan, mempercepat akses informasi, dan membuka peluang kolaborasi tanpa batas ruang dan waktu.

Melalui sebelas bab yang disusun secara tematik, Kapita Selekta Kepustakawanan memberikan gambaran komprehensif tentang tantangan, peluang, dan arah perkembangan profesi pustakawan serta lembaga perpustakaan di era globalisasi dan transformasi digital. Buku ini relevan bagi mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi, pustakawan, akademisi, pengelola perpustakaan, maupun masyarakat yang ingin memahami wajah kepustakawanan Indonesia. Pada akhirnya, buku ini tidak hanya mengajak pembaca memahami berbagai tren kepustakawanan, tetapi juga mendorong lahirnya refleksi dan gagasan baru untuk membangun perpustakaan yang adaptif, humanis, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa kini maupun masa depan.





Cetakan Pertama, Juli 2026
Tebal: x + 130 hlm; 15,5 x 23 cm
e-ISBN: 978-623-xxxx-xxx (PDF)

Penulis:
Noor Fatmawati - Ahmad Raffi - Anis Ika Fitriani - Yunusa Insan Cemerlang

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, belajar, dan membangun relasi sosial. Kemudahan berinteraksi melalui berbagai platform digital menghadirkan peluang yang besar, tetapi juga memunculkan tantangan baru terkait etika, profesionalisme, keamanan informasi, dan tanggung jawab dalam bermedia. Buku Etiket dan Profesionalisme di Era Digital hadir sebagai panduan untuk memahami bagaimana menjaga sikap, perilaku, dan integritas di tengah ekosistem digital yang semakin dinamis, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara bijaksana tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Buku ini membahas secara komprehensif berbagai aspek etiket digital, mulai dari netiket dalam komunikasi melalui email, chat, dan forum daring, pengelolaan reputasi serta jejak digital, perlindungan privasi dan keamanan informasi, hingga etiket dalam pertemuan virtual. Selain itu, pembaca diajak memahami strategi menghadapi konflik dan disinformasi di media sosial, membangun profesionalisme dalam penggunaan aplikasi pesan instan, menerapkan etika sitasi dan hak cipta, mencegah plagiarisme, serta merespons cyberbullying dan pelecehan daring secara tepat. Pembahasan juga mencakup keseimbangan kehidupan digital, komunikasi lintas generasi, serta tantangan etiket pada era kecerdasan buatan, chatbot, dan realitas virtual.

Dengan memadukan landasan konseptual, perkembangan teknologi terkini, serta contoh-contoh praktis, buku ini menjadi referensi yang relevan bagi mahasiswa, dosen, pendidik, profesional, aparatur pemerintah, maupun masyarakat umum yang ingin membangun karakter digital yang beretika dan profesional. Buku ini diharapkan mampu menjadi bekal dalam menciptakan komunikasi yang santun, bertanggung jawab, dan berintegritas, sekaligus mendorong terbentuknya budaya digital yang aman, inklusif, dan beradab di tengah transformasi teknologi yang terus berkembang.







Cetakan Pertama, Juli 2026
Tebal: xii + 120 hlm; 15,5 x 23 cm
e-ISBN: 978-623-xxxx-xxx

Penulis:
Ahmad Fatah - Eva Dwi Yanti - Kiswatul Abidah - Imarotun Nisa


Di era globalisasi, interaksi antarindividu dari berbagai latar belakang budaya semakin intensif dalam bidang pendidikan, bisnis, pemerintahan, maupun kehidupan sosial. Kondisi ini menuntut setiap individu memiliki kemampuan beradaptasi, memahami perbedaan nilai, norma, dan cara berkomunikasi, serta membangun hubungan yang harmonis di tengah keberagaman. Buku Adaptasi Lintas Budaya dan Komunikasi Global hadir sebagai referensi yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya kompetensi komunikasi antarbudaya sebagai bekal menghadapi tantangan masyarakat global.

Buku ini mengulas secara sistematis konsep warga global yang kompeten secara sosial, teori-teori budaya dari Geert Hofstede, Trompenaars dan Hampden-Turner, serta klasifikasi nilai budaya sebagai dasar memahami perilaku masyarakat yang beragam. Selain itu, pembaca diajak mengenali berbagai hambatan komunikasi lintas budaya, seperti stereotip, prasangka, etnosentrisme, perbedaan bahasa, dan komunikasi nonverbal. Pembahasan kemudian diperluas pada adaptasi budaya melalui culture shock, akulturasi, komunikasi dalam budaya konteks tinggi dan rendah, etika pergaulan internasional, negosiasi lintas budaya, kepemimpinan tim multikultural, serta pengembangan Cultural Intelligence (CQ) sebagai kompetensi penting di era global.

Dilengkapi dengan berbagai studi kasus keberhasilan dan kegagalan komunikasi antarbudaya, buku ini memadukan landasan teori dengan contoh-contoh aplikatif sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Buku ini sangat relevan bagi mahasiswa, dosen, guru, peneliti, praktisi, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan multikultural. Melalui buku ini, pembaca diharapkan mampu mengembangkan sikap terbuka, menghargai keberagaman, serta membangun kolaborasi yang produktif sebagai warga global di tengah dunia yang semakin saling terhubung.





Cetakan Pertama, Juli 2026
Tebal: xiv + 130 hlm; 15,5 x 23 cm
e-ISBN: 978-623-xxxx-xxx {PDF)

Penulis:
Yusuf Falaq
Ummi Qona'ah
Laila Qothrun Nada
Nasywa Amalia Rahma


Buku Kecerdasan Emosional dan Regulasi Diri mengupas secara komprehensif pentingnya kemampuan mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi sebagai fondasi keberhasilan dalam kehidupan pribadi, akademik, sosial, maupun profesional. Di tengah kompleksitas kehidupan abad ke-21 yang penuh dengan perubahan, tekanan, dan dinamika hubungan antarmanusia, kecerdasan emosional tidak lagi dipandang sebagai pelengkap kecerdasan intelektual, melainkan sebagai kompetensi utama yang menentukan kualitas interaksi, kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta ketahanan individu dalam menghadapi berbagai tantangan.

Melalui pendekatan yang sistematis, buku ini mengajak pembaca memahami konsep dasar kecerdasan emosional beserta berbagai model teoretis yang telah dikembangkan oleh para ahli. Pembahasan dilanjutkan dengan pengenalan emosi melalui taksonomi afek, pengembangan kesadaran diri emosional, praktik empati, strategi regulasi emosi berbasis cognitive reappraisal, distraksi adaptif, dan penerimaan (acceptance), hingga teknik mengelola stres dan kecemasan sosial menggunakan metode relaksasi yang telah terbukti efektif. Buku ini juga mengulas pendekatan Cognitive Behavioral dalam mengubah pola pikir negatif, membangun motivasi diri berbasis makna, serta mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kemampuan mengambil keputusan secara lebih bijaksana.

Sebagai pelengkap, buku ini membahas pengembangan kecerdasan emosional pada anak dan remaja, berbagai instrumen pengukuran kecerdasan emosional, serta strategi peningkatannya sepanjang hayat. Disusun berdasarkan kajian teori psikologi, hasil penelitian mutakhir, dan berbagai contoh penerapan praktis, buku ini menjadi referensi yang relevan bagi mahasiswa, dosen, guru, konselor, praktisi pendidikan, pemimpin organisasi, maupun masyarakat umum. Melalui buku ini, pembaca diharapkan mampu membangun kesadaran diri yang lebih baik, meningkatkan kemampuan mengelola emosi, memperkuat hubungan interpersonal, serta mengembangkan karakter yang tangguh, empatik, adaptif, dan produktif dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.






Judul: KOMUNIKASI INTERPERSONAL EFEKTIF
Cetakan Pertama, Juli 2026
Tebal: xiv + 134 hlm; 15,5 x 23 cm
e-ISBN: 978-623-xxxx-xxx (PDF)

Penulis:
Yusuf Falaq
Isma Nur Latifah
Shofa Nailatul Hidayah
Natasya Anggraini

Kemampuan berkomunikasi secara interpersonal merupakan salah satu kompetensi esensial yang menentukan keberhasilan seseorang dalam membangun hubungan, bekerja sama, memimpin, menyelesaikan konflik, serta beradaptasi dengan perubahan sosial. Di era digital yang ditandai oleh pesatnya perkembangan media sosial, aplikasi pesan instan, video conference, dan kecerdasan buatan, komunikasi tidak lagi sekadar proses penyampaian informasi, tetapi juga menuntut kemampuan memahami emosi, membangun empati, serta menjaga kualitas interaksi antarmanusia. Buku Komunikasi Interpersonal Efektif hadir sebagai referensi yang membahas secara komprehensif konsep, prinsip, serta praktik komunikasi interpersonal yang relevan dengan dinamika kehidupan modern.

Disusun secara sistematis, buku ini mengantarkan pembaca mulai dari pemahaman mengenai urgensi komunikasi interpersonal di era digital, proses dan komponen komunikasi, hingga berbagai hambatan yang dapat mengurangi efektivitas interaksi. Selanjutnya, pembahasan diperdalam melalui berbagai keterampilan inti, seperti mendengar aktif, memilih diksi yang tepat, mengelola nada bicara, menyusun pesan yang jelas, memahami bahasa tubuh dan komunikasi nonverbal, menerapkan komunikasi asertif, memberikan serta menerima umpan balik secara konstruktif, mengelola percakapan yang sulit, membangun komunikasi dalam relasi romantis dan keluarga, meningkatkan efektivitas komunikasi di lingkungan kerja, memperkuat empati, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijaksana untuk mendukung hubungan interpersonal yang sehat.

Mengintegrasikan perspektif ilmu komunikasi, psikologi, sosiologi, dan perilaku organisasi, buku ini tidak hanya menawarkan landasan teoretis, tetapi juga menyajikan berbagai strategi aplikatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, buku ini sangat relevan sebagai buku ajar bagi mahasiswa, dosen, guru, aparatur pemerintah, praktisi, pemimpin organisasi, maupun masyarakat umum yang ingin mengembangkan kompetensi komunikasi interpersonal secara berkelanjutan. Melalui buku ini, pembaca diharapkan mampu menjadi komunikator yang lebih efektif, empatik, adaptif, dan beretika dalam membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat yang semakin kompleks dan terdigitalisasi.


Penulis:Akif Khilmiyah
Cetakan Pertama, Mei 2026
Tebal: viii + 68 hlm; 15,5 x 23 cm
e-ISBN: 978-623-xxxx-xxx (proses)


Buku Strategi Pengasuhan Orang Tua dalam Menumbuhkan Sikap Empati Anak ini membahas pentingnya empati sebagai fondasi utama dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Di tengah tantangan era digital yang cenderung mendorong sikap individualisme, buku ini menegaskan bahwa keluarga, khususnya orang tua, memiliki peran sentral dalam membentuk anak yang peduli, peka, dan mampu memahami perasaan orang lain. Pembahasan diawali dengan konsep dasar empati, tahapan perkembangannya, serta berbagai teori pengasuhan yang relevan dalam pembentukan karakter anak.

Melalui pendekatan psikologi, pendidikan, dan neuroscience, buku ini mengulas berbagai pola asuh dan dampaknya terhadap perkembangan empati anak. Penulis menjelaskan bagaimana pola asuh authoritative, gentle parenting, dan mindful parenting dapat membantu anak mengembangkan kemampuan memahami emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta meningkatkan regulasi diri. Selain itu, pembaca juga diajak memahami pengaruh lingkungan keluarga, budaya, media digital, dan kondisi sosial ekonomi terhadap pembentukan empati anak.

Tidak hanya bersifat teoritis, buku ini juga menawarkan berbagai strategi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti komunikasi empatik, storytelling, role play, penguatan bonding emosional, dan latihan perspective-taking. Dilengkapi dengan pembahasan mengenai program intervensi, pengukuran empati, serta rekomendasi praktis bagi orang tua dan pendidik, buku ini menjadi panduan yang komprehensif bagi siapa saja yang ingin menumbuhkan generasi yang lebih humanis, berkarakter, dan berempati melalui pengasuhan yang tepat.