KAPITA SELEKTA KEPUSTAKAWANAN

Pages

KAPITA SELEKTA KEPUSTAKAWANAN

Penulis: Dr. Wiji Suwarno, S.PdI., S.IPI., M.Hum
Cetakan Pertama, Agustus 2026
Tebal: xii + 174 hlm; 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-xxxx-xxx (Proses)

Kapita Selekta Kepustakawanan menghadirkan pembahasan mengenai dinamika dan perkembangan kepustakawanan di tengah perubahan sosial, budaya, dan teknologi informasi. Buku ini memandang kepustakawanan bukan semata-mata sebagai aktivitas teknis dalam mengelola bahan dan informasi, melainkan sebagai sebuah proses sosial yang melibatkan manusia, nilai, etika, budaya, profesi, serta interaksi antara perpustakaan dan masyarakat. Perspektif tersebut menjadikan perpustakaan dipahami sebagai ruang sosial yang terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kebutuhan penggunanya.

Pembahasan buku bergerak dari persoalan budaya dan etika, soft skill pustakawan, publikasi karya ilmiah dan pencegahan plagiarisme, hingga perkembangan minat baca. Selanjutnya, buku mengulas gagasan blended librarianship, transformasi perpustakaan berbasis teknologi, jaringan kerja sama perpustakaan, open access, dan institutional repository. Berbagai tema tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kepustakawanan tidak dapat dilepaskan dari kemampuan pustakawan dalam memadukan kompetensi profesional dengan pemanfaatan teknologi informasi. Kehadiran teknologi bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi menjadi instrumen yang memperluas jangkauan layanan, mempercepat akses informasi, dan membuka peluang kolaborasi tanpa batas ruang dan waktu.

Melalui sebelas bab yang disusun secara tematik, Kapita Selekta Kepustakawanan memberikan gambaran komprehensif tentang tantangan, peluang, dan arah perkembangan profesi pustakawan serta lembaga perpustakaan di era globalisasi dan transformasi digital. Buku ini relevan bagi mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi, pustakawan, akademisi, pengelola perpustakaan, maupun masyarakat yang ingin memahami wajah kepustakawanan Indonesia. Pada akhirnya, buku ini tidak hanya mengajak pembaca memahami berbagai tren kepustakawanan, tetapi juga mendorong lahirnya refleksi dan gagasan baru untuk membangun perpustakaan yang adaptif, humanis, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa kini maupun masa depan.





Tidak ada komentar :

Posting Komentar